Cirebon – Santri menjadikan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai nafas utama kehidupan mereka. Guna memperkuat fondasi organisasi, Ikatan Santri Manbaul Ulum (ISMU) Putri Pondok Pesantren Manbaul Ulum Cirebon sukses menggelar agenda sakral pembacaan Teknik Komando (TENKO). Pengurus menyelenggarakan kegiatan khidmat ini di Musholla Putri pada Jumat, 8 Januari 2026. Seluruh jajaran pengurus ISMU Putri, santri putri, serta dewan ustadzah pembina tampak menghadiri acara tersebut.


Pentingnya TENKO dalam Organisasi Santri
Agenda ini bukan sekadar seremonial belaka. Lebih dari itu, Pembacaan Teknik Komando (TENKO) menjadi momen krusial. Hal ini menandai kesiapan pengurus dalam menjalankan roda organisasi satu periode ke depan. Dalam sistem kepesantrenan, TENKO berfungsi sebagai pedoman teknis operasional lapangan. Setiap bagian kepengurusan wajib mematuhinya. Tujuan utamanya adalah menyamakan persepsi dan meminimalisir kesalahan komunikasi (miss-communication). Dengan demikian, mereka dapat menegakkan kedisiplinan yang menjadi ciri khas santri Manbaul Ulum.
Jalannya Kegiatan di Musholla Putri
Suasana Musholla Putri terasa hening dan penuh konsentrasi saat pembacaan naskah TENKO bermula. Panitia mengawali prosesi dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, petugas membacakan poin-poin Teknik Komando secara lantang dan tegas. Seluruh Pengurus, Ustadzah, dan Santri Putri menyimak instruksi dengan saksama. Mereka juga mencatat poin penting divisi masing-masing, mulai dari keamanan, kebersihan, hingga pendidikan.



Harapan untuk ISMU Putri
Melalui pembacaan TENKO ini, pengurus berharap ISMU Putri periode ini berjalan lebih solid, terarah, dan progresif. Selain itu, sinergi antar bagian mampu menciptakan lingkungan pondok yang kondusif. Sehingga, seluruh santriwati merasa nyaman dalam belajar dan beribadah. Akhirnya, panitia menutup acara dengan doa bersama. Mereka memohon keberkahan Allah SWT agar seluruh rancangan program kerja terlaksana dengan baik. (Muhammad Afrizal Azhari)
