Semangat Baru! Pembukaan Kegiatan Pramuka

CIREBON – Pondok Pesantren Manbaul Ulum Cirebon kembali mengaktifkan kegiatan kepanduan di lingkungan pesantren. Pihak pengasuhan santri secara resmi membuka kegiatan ekstrakurikuler Pramuka untuk tahun ajaran ini pada hari Jum’at, 9 Januari 2026. Menariknya, panitia menerapkan konsep terpisah (infisal) antara santri putra dan putri dalam pelaksanaan upacara pembukaan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, serta fokus para santri dalam menyerap nilai-nilai pendidikan karakter.

Membangun Jiwa Kepemimpinan Santri Putra

Ustadz Abrori Minhad, S.Pd membuka langsung jalannya upacara khusus bagi santri putra yang bertempat di halaman depan Kantor Pondok. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya mentalitas seorang santri. Selanjutnya, Ustadz Abrori juga menekankan bahwa Pramuka bukan sekadar aktivitas fisik semata. Lebih dari itu, kegiatan ini melatih santri Manbaul Ulum agar memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan siap terjun ke masyarakat. Oleh karena itu, beliau meminta seluruh peserta untuk mengikuti setiap instruksi dengan sungguh-sungguh.

Mencetak Muslimah Mandiri dan Tangguh

Sementara itu, suasana khidmat juga menyelimuti barisan santri putri di lokasi berbeda. Ustadzah Ayu Farahita memimpin apel pembukaan di depan Gedung Masy’aril Haram. Beliau mengajak seluruh santriwati untuk aktif mengembangkan potensi diri melalui kepanduan. Di sisi lain, Ustadzah Ayu juga mengingatkan bahwa menjadi santriwati tidak boleh lemah. Sebaliknya, mereka harus menjadi muslimah yang mandiri dan tangguh. Pramuka mengajarkan keterampilan hidup (life skill) yang sangat mereka butuhkan di masa depan.

Anda bisa melihat profil lengkap pesantren kami di halaman Profil Pondok Pesantren.

Komitmen Pendidikan Karakter

Pondok Pesantren Manbaul Ulum mewajibkan program ini bagi seluruh santri sebagai salah satu pilar pendidikan karakter. Dengan demikian, para santri tidak hanya mahir dalam ilmu agama, tetapi juga cakap dalam keterampilan sosial dan kedisiplinan. Akhirnya, besar harapan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika pondok.

Apel Santri Putra: Meneguhkan Jiwa Kepemimpinan

Pelaksanaan upacara pembukaan untuk Santri Putra dipusatkan di halaman depan Kantor Pondok. Bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka kegiatan adalah Al-Ustadz Abrori Minhad, S.Pd. Dalam amanatnya, Ust. Abrori menekankan pentingnya Pramuka sebagai sarana penggemblengan mental. Beliau berpesan agar santri putra Manbaul Ulum tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga tangkas, disiplin, dan siap menjadi pemimpin di masyarakat kelak.

Apel Santri Putri: Membentuk Muslimah Mandiri

Di lokasi terpisah, suasana khidmat juga terlihat pada barisan Santri Putri yang melaksanakan upacara di depan Gedung Masy’aril Haram. Upacara ini dibuka secara resmi oleh Al-Ustadzah Ayu Farahita. Usth. Ayu Farahita mengajak seluruh santriwati untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan. Menurutnya, Pramuka adalah wadah yang tepat untuk melatih kemandirian dan keterampilan hidup (life skill) tanpa melupakan jati diri sebagai seorang muslimah yang berakhlakul karimah.

Pendidikan Karakter Melalui Kepanduan

Kegiatan Pramuka di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Cirebon merupakan agenda rutin yang wajib diikuti oleh santri. Tujuannya adalah untuk menanamkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, cinta tanah air, serta mempererat ukhuwah islamiyah antar sesama santri. Dengan dibukanya kegiatan ini secara resmi, diharapkan seluruh santri dapat mengikuti rangkaian latihan mingguan dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. (Muhammad Afrizal Azhari)